Minggu, 20 Maret 2016

Awas!!! Penipuan Modus Tebar Kupon Di Depan Rumah Marak Lagi

Sabtu pagi (3/19) kemarin, saya menemukan sesuatu yang tidak biasa saat pertama keluar rumah untuk sekedar menghirup udara pagi. Begitu membuka pintu depan, mata saya langsung tertuju pada sebuah bungkusan plastik kecil berukuran sekitar 3 cm x 6 cm. Karena penasaran, saya langsung mengambilnya. Bungkusannya sangat rapi dan didalamnya  terdapat kertas yang dilipat begitu rapi pula. Semakin penasaran, saya pun membuka bungkus plastiknya. Didalamnya terdapat 2 carik kertas dan 1 buah kupon. Satu kertas adalah surat pemberitahuan pemenang yang menerangkan bahwa siapapun yang menemukan kupon tersebut mendapatkan hadiah 1 unit mobil Toyota Avanza dari PT Harum Alam Segar selaku produsen Top Kopi. Sementara itu, satu kertas lain merupakan surat izin penyelenggaraan acara dari Polda Metro Jaya. Di situ juga dicantumkan pejabat-pejabat yang bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut, antara lain Dr. Naldy Suparman (direktur PT Harum Alam Segar), Kombes Pol Drs. Diki Riansyah, S.H., M.Hum. (Dirlantas Polda Metro Jaya), Dra. Hj. Resti Ayunita (Departemen Sosial), dan Drs. M. Irwanto, S.H. (notaris/pengacara).
Kupon di letakkan di depan pintu rumah


Saya yang sudah sering membaca berita mengenai berbagai macam modus penipuan langsung yakin bahwa ini merupakan salah satu modus penipuan. Ada beberapa keanehan yang langsung menunjukkan bahwa kupon tersebut adalah tipu-tipu, antara lain:
  1. zDikatakan di surat  pemberitahuan pemenang bahwa siapa pun yang mendapatkan surat ini dalam kemasan Top Kopi mendapat hadiah 1 unit mobil Toyota Avanza. Saya memang penggemar kopi, tapi jarang beli Top Kopi, lagi pula saya menemukan kuponnya di depan rumah.
  2. Semua pejabat yang bertanggung jawab ditampilkan fotonya. Setahu saya pengesahan cukup tanda tangan dan stempel instansinya.
  3. Izin penyelenggaraan ditandatangani oleh Dirlantas Polda Metro Jaya. Apa hubungannya undian berhadiah dengan urusan lalu lintas? Saya tidak mengecek apakah Dirlantas Polda Metro Jaya benar Kombes Pol Drs. Diki Riansyah, S.H., M.Hum. atau tidak karena sudah ada keanehan dari segi wewenangnya.
  4. Disebutkan bahwa penyelenggaraan acara juga atas sepengetahuan dari Departemen Sosial. Mungkin si penipu kurang update. Sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya Departemen Sosial, yang ada Kementerian Sosial.
  5. Salah satu pejabat yang bertanggung jawab adalah Drs. M. Irwanto, S.H., seorang pengacara / notaris. Sejauh yang saya tahu pengacara dan notaris adalah dua bidang profesi yang cukup berbeda dan seseorang tidak boleh merangkap keduanya (mohon koreksinya jika saya salah).
  6. Alamat PT Harum Alam Segar adalah di Jalan Raden Saleh Kav 75 – 77, Jakarta Pusat. Saya coba googling dan menemukan alamat yang benar adalah di Jalan Raya Sukomulyo KM 24, Manyar, Gresik.
  7. Terakhir, saya coba googling lagi mengenai modus penipuan ini. Ternyata modus ini sudah pernah digunakan sekitar tahun 2012 – 2013 dengan merk kopi berbeda.

Isi bungkusan plastik : surat izin kegiatan (atas), surat pemberitahuan pemenang (tengah), dan kupon undian (bawah).
Kupon undian

Semoga dengan tulisan dapat meminimalisir korban kupon undian palsu yang tak pernah ada habisnya. Ingat kata Bang Napi. Waspadalah!!! Waspadalah!!!


Ada yang pernah jadi korban atau punya pengalaman yang sama?

2 komentar:

  1. Om saya juga dapet beginian...Cape deeehhh..hehehe

    BalasHapus
  2. wajwaawkkwaa saya juga dapet ,,bini saya ampe gila mau nelfon suara konsumennya

    BalasHapus